Apakah Mobil Matic Perlu Mainin Tuas Persneling?

Teman-teman emak pasti lebih suka mobil matic kan? tidak perlu repot dengan kopling dan ganti gigi. Tapi ada satu hal yang teman emak perlu tahu, meski matic tuas persneling tetap harus diganti-ganti sesuai dengan kondisi jalanan. Jadi teman emak harus tahu tuh fungsi dari masing-masing setting gigi di mobil matic. Jangan dipaksa di D terus. Kita harus tahu kapan pakai D, D3, D2, D1.


Masing-masing itu memiliki fungsi yang berbeda yang menyesuaikan dengan medan jalanan. D itu jalanan yang datar dan tanjakan ringan yang diawali dengan kecepatan tinggi, Sedangkan D3 untuk tanjakan ringan dengan kecepatan rendah, D2 untuk tanjakan sedang dengan kecepatan rendah atau tanpa awalan misal seperti di tanjakan parkiran mall. Sedangkan D1 untuk untuk tanjakan berat seperti jalur pegunungan untuk D1 ini jarang digunakan.. Nah jadi tahukan bahwa mobil maticpun masih harus pindah persneling.

Beberapa mobil kadang hanya ada D2 & D1 saja. Namun prinsipnya sama saja dengan yang emak tulis diatas.

Kebiasaan tidak pernah mengubah persneling dan terus meletakkan pada posisi D dapat merusak gearboxnya. Namun kerusakan paling parah itu bukan saat ditanjakan memaksakan pada posisi D terus, kerusakan parah juga bisa terjadi jika teman emak membiasakan untuk tetap di posisi D saat jalanan macet parah. Jika tetap di D saat posisi berhenti karena macet parah itu sebenarnya gearbox bekerja cukup berat. Jika memang macetnya parah saran emak biasakan pindah ke N (netral) agar gearbox tidak dipaksa kerja.

Ingat kalau rusak, betulinnya ga murah. Sering-sering pindahkan persneling sesuai kondisi jalan ya. :)

Comments

Popular posts from this blog

Xpander Mulai Kehilangan Momentum

Film & Pengaruhnya Terhadap Penggemar Otomotif

GIIAS 2019 Pertama Kalinya Kota Pahlawan Dipilih Menjadi Pembuka