Sesekali Perlu Kebut-Kebutan
Kalian tidak salah baca judul, emak bukan sedang mengajarkan kalian untuk tidak safety riding. Namun mobil yang dipakai di perkotaan perlu untuk sesekali diajak ngebut. Mobil diperkotaan yang biasa kena macet dengan kecepatan & RPM rendah menyebabkan terjadi penumpukan karbon di ruang bakar. Penumpukan karbon ini sangat berpengaruh terhadap performance mesin. Jadi kalau tarikan terasa loss tidak lagi joss, bisa jadi injeksi, klep, & piston sudah penuh kerak karbon.
Saat service berkala, kadang kerak karbon ini biasanya akan dibersihkan oleh teknisi menggunakan cleaner khusus. Namun karena situasi berkendara perkotaan yang padat menyebabkan kerak ini dapat dengan cepat timbul. Sebenarnya BBM seperti pertamax & pertamax turbo sudah mendapatkan campuran cleaning agent, namun karena jumlah campurannya sedikit sekali. Sehingga kerak tetap muncul jika terus-terusan dipakai pada kecepatan rendah & RPM rendah. Agar cleaning agent ini bekerja, sesekali mobil perlu diajak kebut-kebutan dengan RPM tinggi.
Pada RPM tinggi cleaning agent yang terdapat dalam BBM baru dapat bekerja dengan baik dalam mengikis kerak karbon. Namun Menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi perlu tetap memperhatikan safety riding. Pilihlah medan jalanan yang memang sepi, ukuran jalan lebar, permukaan aspal rata tidak berlubang-lubang, tidak terlalu banyak belokan. Biasanya jalan yang memenuhi kriteria ini adalah Jalan TOL. Pilihlah jam yang tidak terlalu sibuk sehingga dapat memacu kendaraan hingga mencapai batas kecepatan. Untuk pembersihan yang lebih maksimal menurut emak, jalanan yang paling baik untuk membersihkan mesin selain kriteria diatas adalah jalan tersebut harus ada tanjakan & turunan. Tanjakan tidak perlu tajam, tanjakan yang landai namun panjang dan dikemudian diikuti dengan turunan yang juga landai dan panjang adalah rute yang paling pas untuk membersihkan mesin dari kerak karbon.
Ingat selalu pastikan kondisi fisik sedang fit & ban mobil dalam tekanan yang tepat, sebelum memulai ritual ngebut untuk membersihkan mesin. Tidak perlu kecepatan terlalu tinggi, sekitar 80 - 90 km/jam sudah cukup, asalkan track cukup panjang & rutin. Tidak perlu memaksakan diri hingga kecepatan diatas 100km/jam jika tidak merasa PD. Jika tetap tidak PD dengan kecepatan tinggi tentunya bisa meminta bantuan suami untuk memacu mobil untuk kita.

Comments
Post a Comment