Sarung Mobil Justru Dapat Merusak Mobil
Bagi pengguna mobil yang hanya memiliki carport terbuka tanpa kanopi atau garasi, penggunaan sarung mobil dianggap sebagai solusi agar cat mobil dapat lebih awet. Sayangnya untuk penyimpanan jangka panjang justru dapat merusak cat mobil.
Pertama jika terkena hujan lalu panas dan kita tidak membuka sarung mobil dan mencuci mobil. Ternyata justru dapat menimbulkan jamur dapat cat yang ditunjukkan dengan munculnya bercak-bercak pada cat mobil. Jamur ini muncul karena saat hujan dan dingin dibagian dalam sarung bisa muncul air akibat pengembunan dari udara yang terperangkap disarung mobil. Air yang muncul ini lalu saat panas akan tetap terperangkap didalam sarung dan membuat kelembaban yang memicu jamur. Pencegahan adalah buka sarung mobil sehabis hujan dan angin-anginkan hingga kering. Sementara mobil dapat dicuci dan dilap hingga kering atau jika lagi malas dengan membiarkan diangin-anginkan juga bisa yang penting sarung mobile kembali kering dan tidak lembab lagi. Cara lainnya adalah secara rutin memberikan lapisan anti jamur pada cat mobil, cara ini tidaklah murah untuk jangka panjangnya.
Kedua setiap bahan tentunya memiliki masa pakai tidak terkecuali sarung mobil. Terutama jika jarang dibuka dan dibiarkan terus menerus terkena panas. Bahan sarung dapat rusak dan bahan tertentu karena mengandung bahan polyester dapat menempel pada cat mobil karena terlalu panas. Jika sudah menempel tentunya akan mengurangi estetika mobil kita donk. Selain itu membersihkannya juga tidak mudah. Untuk mencegahnya setidaknya tetap buka sarung mobil setiap beberapa hari sekali untuk mobil yang jarang digunakan. Dan ganti sarung mobil jika dirasa bahannya mulai rusak oleh panas karena berikutnya bisa jadi bahannya jadi menempel ke badan mobil.
Jadi tips dari emak, untuk mobil yang ditaruh di carport dan tidak dipakai setiap hari harap tetap dibuka sarungnya sebentar dan diangin-anginkan agar cat lebih awet jangan biarkan terus tertutup untuk waktu yang lama.

Comments
Post a Comment