Tips Saat Rem Blong Dengan Mobil Matic.
Adalah situasi yang sangat menakutkan jika saat berkendara kemudian mobil yang dikendarai ternyata mengalami masalah pada pengereman alias rem blong pada saat kecepatan tinggi. Biasanya ini terjadi karena memang kampas rem sudah benar-benar habis atau bisa juga rem terlalu panas akibat pengereman yang ekstrim misalkan di jalanan pergunungan yang naik turun. Pada mobil manual kita dapat menggunakan engine break saat terjadi rem blong untuk mengurangi laju kendaraan. Setidaknya untuk mobil matic yang tidak menggunakan sistem CVT alias masih dapat melakukan seperti pada mobil manual tersebut. Berikut adalah tips untuk rem blong dengan mobil matic konvensional (non cvt).
Tips untuk rem blong untuk mobil matic, yang pertama adalah jangan panik. Semakin panik, keputusan yang diambil pengemudi akan semakin membahayakan. Jadi meski emak-emak suka kagetan, saat rem blog jangan panik ya. Langkah selanjutnya menyalakan lampu hazard agar pengemudi lain mengetahui bahwa kendaraan anda sedang bermasalah, bisa juga dengan bersamaan membunyikan klakson.
Jika sudah menyalakan lampu hazard. Pada tuas transmisi ubah posisi dari D ke 2. Dengan memindah posisi ke 2 ini seperti pada mobil manual berjalan pada maksimal gigi 2 atau 3. Sehingga laju mobil matic akan melambat karena tertahan oleh mesin. Kemudian pindah lagi ke posisi 1 atau L, pada posisi ini mobil matic akan maksimal menggunakan gigi yang setara dengan dengan gigi 1 pada mobil manual sehingga laju mobil akan lebih diperlambat. Jika sudah cukup lambat usahakan sudah berada di bahu jalan dan mulai tarik rem tangan secara perlahan hingga mobil berhenti.
Selanjutnya yang harus emak lakukan adalah biarkan mobil beristirahat 30 menit hingga 1 jam hingga rem kembali dingin sebelum melanjutkan perjalanan. Karena biasanya rem blong terjadi karena masalah panas terutama di daerah pegunungan yang medannya naik turun. Namun jika terjadi karena kerusakan yang lain misalkan emak lupa mengganti kampas rem atau minyak rem habis, sebaiknya memanggil mobil derek saja jangan memaksakan mobil untuk melanjutkan perjalanan.
Yang jangan dilakukan saat mobil mengalami rem blong :
- Panik.
- Menggunakan rem tangan saat dikecepatan tinggi. Roda mobil yang tiba-tiba terkunci justru dapat membahayakan dan berakibat selip.
- Mematikan mobil melalui kontak. Sistem mobil modern saat dimatikan berarti sistem power steering juga mati ya Mak. Sehingga kemudi akan sangat berat untuk digerakkan seperti terkunci. Justru dapat mengundang kecelakaan.
Untuk mencegah terjadi rem blong yang perlu dilakukan adalah meminta montir untuk juga memeriksa bagian pengereman saat servis berkala untuk menghindari malfungsi saat diperjalanan. Kemudian biasakan untuk mengistirahatkan mobil 30 menit hingga 1 jam saat ditengah-tengah medan pegunungan yang naik turun. Semakin ekstrim medannya frekuensi istirahat harus semakin pendek, misalkan di jalur Cangar Jawa Timur. Setidaknya setiap 45-60 menit mobil harus beristirahat 15-30 menit agar rem tidak kepanasan yang berakibat blong.
Tetap safety riding ya emak-emak semua. Yuk jadi pelopor safety riding dijalanan agar tidak ada lagi stigma buruk the power of emak-emak sebagai pengemudi yang buruk.


Comments
Post a Comment