Jalur Berbahaya Cangar, Patuhi Panduan Warga & Team SAR

Kemarin emak kembali melewati Jalur Cangar sekembalinya dari kota batu sambil membawa keponakan yang datang dari Bali. Seperti biasanya setiap akhir pekan kota Malang & kota Batu selalu ramai dengan pengunjung terutama dari daerah sekitar jatim yang mencari hiburan keluarga. Tentu saja jalur umum melalui lawang hingga pandaan selalu menjadi macet total hingga pintu tol yang diseberang Taman Dayu. Dari google map sudah terlihat kemacetan sudah terjadi dari arah Batu - Malang hingga pintu tol pandaan. Akhirnya emak memutuskan untuk melalui jalur Cangar yang menghubungkan Kota Batu - Kota Mojokerto. Jalur Cangar ini selalu relatif lancar. Jarang pengemudi yang mau melewati jalur ini karena tingginya kesulitan medan.

Jalur pegunungan ini memang sangat sulit dengan tanjakan & tikungan tajam sangat menyulitkan tidak hanya bagi pengemudi namun juga bagi kendaraan. Di sepanjang perjalanan banyak rambu yang mengingatkan untuk menggunakan gigi 1 alias agar bisa engine brake saat di turunan serta mengistirahatkan kendaraan jika mulai tercium bau sangit / bau terbakar. Yang tandanya kampas rem sudah terlalu panas.

Jadi jika terlihat rest area disertai rambu-rambu untuk wajib berhenti 15-30 menit pada rest area berhentilah. Jangan berpikir bahwa itu hanya kesempatan yang diambil dalam kesempitan oleh para pedagang makanan minuman pada rest area. Kemarin mobil yang berada di belakang emak ngotot tidak berhenti di rest area, sementara mobil emak berhenti dulu untuk menikmati minuman & nasi jagung yang terkenal dari jalur cangar ini. Harga makanan & minuman disini cukup wajar bukan di mark up atau yang orang jawa timur bilang harganya sudah diketak. Kembali ke mobil dibelakang emak yang nekat terus melanjutkan perjalanan tanpa mengistirahatkan. Ternyata benar kurang lebih beberapa kilometer dari rest area tersebut emak bertemu dengan mobil tersebut sudah menancap ke karung-karung penyelamat yang dibuat warga untuk mengantisipasi mobil & motor yang rem blong masuk kedalam jurang.

Kabarnya mobil itu juga memaksa terus saat team sar gabungan dari polisi, sar, warga & relawan memintanya untuk beristirahat. Jadi jika melewati jalur ini ikuti saja rambu-rambu yang ada dan berhentilah untuk mengistirahatkan kendaraan. Tetap safety riding ya.

Comments

Popular posts from this blog

Xpander Mulai Kehilangan Momentum

Film & Pengaruhnya Terhadap Penggemar Otomotif

GIIAS 2019 Pertama Kalinya Kota Pahlawan Dipilih Menjadi Pembuka